LAPORAN INDIVIDU
PRAKTIK PENGALAMAN
LAPANGAN (PPL)
DI SMP NEGERI 3 ENTIKONG
DISUSUN
O
L
E
H
BENI
NIM 221100114
FAKULTAS : IPPS
PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN SEJARAH
PUSAT PENGEMBANGAN PROFESI GURU
IKIP PGRI PONTIANAK
TAHUN AKADEMIK 2014/2015
HALAMAN
PENGESAHAN
LAPORAN INDIVIDU
PRAKTIK PENGALAMAN
LAPANGAN (PPL)
DI SMP NEGERI 3 ENTIKONG
Diajukan Untuk Memenuhi
Sebagai Persyaratan Mata Kuliah Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)
Di SMP Negeri 3 Entikong
Sanggau, Januari
2015
Mahasiswa PPL
BENI
NIM. 221 100 114
Disetujui Oleh :
Dosen Pembimbing Prodi
EKA JAYA P.U, M.Pd
NPP. 202 2007 039
|
Guru Pamong
MARIA,
S.Pd
NIP. 19830403
200902 008
|
Mengetahui,
Kepala
SMP Negeri 3 Entikong
TAUFIK, S.Pd. Ing
NIP. 19661007 199102 1 004
HALAMAN
PENGESAHAN
LAPORAN INDIVIDU
PRAKTIK PENGALAMAN
LAPANGAN (PPL)
DI SMP NEGERI 3 ENTIKONG
Diajukan Untuk Memenuhi
Sebagai Persyaratan Mata Kuliah Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)
Di SMP Negeri 3 Entikong
Koordinator
Pamong
NURHADI, S.Hut
NIP. 19740606 200803 1
001
|
Guru Pamong
MARIA,
S.Pd
NIP. 19830403
200902 008
|
Mengetahui,
Kepala
SMP Negeri 3 Entikong
TAUFIK, S.Pd. Ing
NIP. 19661007 199102 1 004
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur Kami
panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,
karena berkat dan rahmat-NYA penulis dapat menyelesaikan laporan Praktek Pengalaman
Lapangan (PPL) di SMP NEGERI 3 ENTIKONG, adapun tujuan laporan ini di maksudkan
untuk memenuhi salah satu tugas dalam mata kuliah Praktek Pengalaman Lapangan
(PPL).
Praktek
Pengalaman Lapangan (PPL) ini dapat terselenggara dengan baik berkat adanya
suatu kerjasama yang baik dari Kepala Sekolah, Dewan Guru, Staf yang terkait
dan para siswa/i di SMP NEGERI 3 ENTIKONG.
Untuk itu saya
mengucapkan terima kasih kepada :
1.
Bapak Prof. DR. H. Samion AR,
M.Pd, selaku rektor IKIP-PGRI Pontianak
2.
Bapak Bohari, M.Pd, selaku
Ketua Program Studi Sejarah
3.
Bapak Drs. Siswoyo, M.Pd,
selaku Dosen Koordinator PPL
4.
Bapak Eka Jaya. P.U, M.Pd,
selaku Dosen Pembimbing Prodi, PPL
5.
Bapak Taufik, S.Pd, Ing. selaku
Kepala SMP N 3 ENTIKONG
6.
Bapak Maria, S.Pd selaku Guru
Pamong Ilmu Pengatahuan Sosial (IPS) SMP N 3 Entikong
7.
Dewan Guru beserta Staf Tata Usaha SMP N 3 Entikong
8.
Siswa-siswi SMP N 3 Entikong
9.
Rekan-rekan mahasiswa IKIP-PGRI
Pontianak yang selalu memberikan masukkan dan bantuannya kepada penulis
10.
Semua pihak yang tidak dapat
disebutkan satu-persatu.
Penulis menyadari bahwa masih
terdapat kekurangan dan kesalahan dalam penulisan laporan PPL ini. Untuk itu
penulis mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membangun sebagai
penyempurnaan laporan ini
Akhir kata penulis berharap semoga
laporan ini bermanfaat bagi kita semua.
Amin.
Entikong,
13 Januari 2015
BENI
NIM: 221100114
DAFTAR ISI
Hal
KATA
PENGANTAR ............................................................................................... i
DAFTAR
ISI ............................................................................................................ ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang ......................................................................................... 1
B. Maksud
dan Tujuan ................................................................................. 2
C. Manfaat
.................................................................................................... 2
BAB
II PELAKSANAAN KEGIATAN PPL
A. Observasi
Lingkungan Sekolah................................................................ 4
B. Tujuan
Historis Sekolah............................................................................ 4
C. Observasi
Kelas........................................................................................ 5
D. Pelaksanaan
Latihan Mengajar................................................................. 6
BAB
IV ISIAN OBSERVASI
A. Lingkungan
SMP...................................................................................... 9
B. Sarana
Teknis Pengajaran....................................................................... 11
C. Bimbingan
dan Konseling Siswa............................................................ 11
D. Supervise
Pendidikan............................................................................. 12
BAB V
KEGIATAN SELAMA PPL
A. Praktek
Mengajar Terbimbing................................................................. 14
B. Praktek
Mengajar Tidak Terbimbing...................................................... 15
C. Ujian
Praktek Mengajar.......................................................................... 15
BAB
VI PENUTUP
A. Kesimpulan............................................................................................. 16
B. Saran....................................................................................................... 16
DAFTAR
LAMPIRAN ........................................................................................... iii
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Belajar
pada hakikatnya adalah proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di
sekitar individu. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan kepada
tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman. Menurut Sudjana (1989:
28) bahwa belajar juga merupakan proses melihat, mengamati, dan memahami
sesuatu.
Institut
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP-PGRI)
Pontianak adalah sebagai salah satu lembaga pendidikan yang menyadari akan
sebuah urgensi kegiatan pengajaran tersebut, karena salah satu fungsinya dalam
melahirkan kader-kader sarjana pendidikan yang professional di bidangnya, yang
menjadikan mahasiswa terampil dalam bidang pendidikan, baik dalam mengelola
proses belajar mengajar maupun administrasi pendidikan.
Praktek
Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan hal yang sangat mendasar dan wajib yang
harus ditempuh oleh setiap mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak, karena tujuan dari
pelaksanaan PPL yaitu untuk mempersiapkan mahasiswa agar memiliki pengalaman
dan pengetahuan yang dapat memadai
setelah ia menjadi seorang guru. Dengan adanya pengalaman dan pengetahuan yang
dimiliki, mahasiswa tersebut akan memiliki kreabilitas dan profesional didalam
menstransferkan ilmu dan pengetahuannya kepada siswanya ketika ia menjadi
seorang guru. Selain itu PPL juga bertujuan
untuk membekali mahasiswa segala
keterampilan selain mengajar salah satu keterampilan yang akan didapat
mahasiswa yaitu cara menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Karena
dalam prakteknya banyak diantara mahasiswa yang kesulitan menyusun RPP
dikarenakan mungkin saat kuliah
mahasiswa hanya mengenal RPP namun tidak dijelaskan secara terperinci
bagian-baian RPP itu sendiri. Untuk itu dengan dilaksanakannya kegiatan PPL ini
memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang melaksanakannya. Selain itu PPL
ini merupakan salah satu matakuliah
prasyarat untuk mengikuti seminar dan ujian skripsi serta syarat
kelulusan mahasiswa di perguruan tinggi yang harus diikuti mahasiswa IKIP-PGRI
Pontianak. Dalam pelaksanaannya diberikan bimbingan oleh Dosen Pembimbing dan
Guru Pamong.
B.
Maksud
Dan Tujuan
Tujuan utama dari PPL yaitu mahasiswa mampu
memposisikan kemampuan dasar dalam rangka menuju dan mewujudkan profesi seorang
guru di masa yang akan datang.
Tujuan PPL yang dilaksanakan di SMP N 3
ENTIKONG adalah sebagai berikut :
1. Mahasiswa
dapat menyusun program pembelajaran, materi pelajaran serta evaluasi yang
relevan dengan tujuan pembelajaran khusus yang dibuat.
2. Mahasiswa
mengenal dan mengetahui secara langsung proses pembelajaran dan
kegiatan-kegiatan pendidikan di SMP N 3 ENTIKONG.
3. Mahasiswa
dapat menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan.
4. Mahasiswa
dapat menguasai kelas, menyampaikan materi dan memahami kondisi siswa agar
terjadi proses belajar mengajar dengan baik dan memandang semua
komponen-komponen sebagai sistem terorganisir.
5. Mahasiswa
memiliki pengetahuan, keterampilan dan sikap terhadap pola tingkah laku yang
dilakukan oleh seorang guru sebagai pendidik dan administrator pendidikan.
6. Mampu
menciptakan komunikasi yang baik dengan siswa serta semua pelaku pendidikan
termasuk orang tua/wali siswa maupun masyarakat.
C.
Manfaat
Dengan latar belakang dan tujuan yang telah
dipaparkan maka Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) ini, sangat bermanfaat bagi
mahasiswa PPL khususnya mahasiswa IKIP-PGRI Pontianak adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui
proses pembelajaran secara langsung serta kegiatan-kegiatan pendidikan lainnya.
2. Memperdalam
pengertian, pemahaman, dan penghayatan tentang pelaksanaan pendidikan.
3. Mendapatkan
kesempatan untuk mempraktekkan bekal yang telah didapat selama perkuliahan
kedalam proses pembelajaran
4. Memperluas
cara berfikir dan meningkatkan daya nalar dalam melakukan penelaahan,
perumusan, dan pemecahan masalah pendidikan selama proses pembelajaran yang ada
di SMP N 3 ENTIKONG.
5. Menjadikan
suatu pengalaman untuk mahasiswa agar dapat lebih baik lagi dalam penyampaian
materi pembelajaran.
BAB
II
PELAKSANAAN
KEGIATAN PPL
A.
Observasi
Lingkungan Sekolah
Berdasarkan
rencana yang telah ditetapkan dalam praktek pengalaman lapangan (PPL) bahwa ,
bahwa untuk memperlancar kegiatan tersebut, perlu dilakukan pengenalan terhadap
lingkungan sekitar SMP, baik secara fisik maupun non fisik agar tergambar
dengan jelas tentang situasi tempat praktek pengalaman pekerjaan
Pengenalan
terhadap lingkungan SMP N 3 ENTIKONG sangat penting bagi mahasiswa peserta PPL,
khususnya bagi saya menjadi lebih memahami keadaan yang berada diwilayah SMP N
3 ENTIKONG. Dengan adanya observasi (survey) yang terencanakan akan memberi
kontribusi awal sebelum pelaksanaan latihan mengajar dimulai.
Berbagai
cara atau pendekatan yang digunakan untuk dapat mengenal SMP yang terdiri dari
berbagai komponen dalam pendidkan. Adapun komponen – komponen tersebut yaitu :
1. Guru
2. Tenaga
administrative
3. Siswa
/ siswi
4. Sarana
dan prasrana lainnya
Adapun tujuan dari observasi dijadikan
bahan dalam penyusunan laporan akhir kegiatan PPL, hal ini dilakukan karena
sebagai syarat untuk mendapatkan nilai hasil itu sendiri.
B.
Tujuan
Historis SMP
1. Sejarah
SMP N 3 ENTIKONG
SMP
N 3 ENTIKONG berdiri pada 20 juli 2007. NO. 288 tahun 2007 semenjak berdiri SMP
N 3 ENTIKONG dipimpin oleh seorang kepala SMP N 3 yang bernama:
a. AGORIUS
ADENG ,A.Md.Pd (2007-2012 )
b. TAUFIK
,S.Pd.Ing(2012- sekarang)
SMP N 3 ENTIKONG beralamat di jalan Lintas
Malindo dusun Sontas Kec.Entiokng
Kab.Sanggau. Visi dan Misi
a. Visi
Berdisiplin,
Berprestasi Dan Berakhlak Mulia
b. Misi
Misi
yang akan dicapai oleh SMP N 3 Entikong sebagai berikut :
1. Membuat
KTSP
2. Memwujudkan
Pembelajaran Paikem
3. Mewujudkan
perkembangan Metode Dan Strategi Pembelajar
4. Mengusulkan
tenaga kependidikan yang berkualitas S1
c. Kurikulum
Pada saat ini untuk kelas VII sudah menggunakan
kurikulum 2013, sedangkan untuk kelas IX masih menggunakan kurikulum KTSP.
d. Keadaan
fisik
SMP N 3 ENTIKONG gedung yang permanen. Letak
gedungnya tidak terlalu jauh dari jalan raya, dan beberapa kelasnya bergabung.
Untuk ruang kelas, terdapat beberapa perlengkapan yang tersedia dapat menunjang
lancarnya proses belajar mengajar, seperti meja dan kursi, papan tulis,
penghapus, spidol dan map berisi daftar kehadiran siswa serta jurnal kelas.
Penunjang lainnya yaitu chart struktur kelas (ketua
kelas, sekretaris, bendahara dan seterusnya), daftar piket harian siwa, dan
jadwal mata pelajaran harian serta jam dinding.
C.
Observasi
Kelas
Pada
saat ini SMP N 3 ENTIKONG terdiri dari bebrapa kelas, diantaranya adalah kelas VII
(tujuh) satu kelas, kelas VIII (delapan) satu kelas, kelas IX (sembilan) satu
kelas. Jadi keseluruhan dari kelas VII-IX berjumlah 9 kelas. Adapun keseluruhan
siswa siswi SMP N 3 ENTIKONG 293, dengan rincian sebagai berikut :
1.
Kelas VII (tujuh)
KELAS
|
LAKI-LAKI
|
PEREMPUAN
|
VII
|
19
|
23
|
JUMLAH
|
42
|
|
2.
Kelas VIII (delapan)
KELAS
|
LAKI-LAKI
|
PEREMPUAN
|
VIII
|
10
|
17
|
JUMLAH
|
27
|
|
3.
Kelas IX (sembilan)
KELAS
|
LAKI-LAKI
|
PEREMPUAN
|
IX
|
9
|
19
|
JUMLAH
|
28
|
|
D.
Pelaksanaan Latihan Mengajar
1. Pelaksanaan Latihan
Pembelajaran
Penyusun rencana pelaksanaan
pembelajaran merupakan suatu pedoman seorang guru atau tenaga pendidik untuk
melakukan suatu proses belajar mengajar. Dalam sebuah kegiatan pembelajaran
tanpa adanya suatu perencanaan pembelajaran (RPP), maka pembelajaran tersebut
dapat dikatakan tidak ada pedoman dalam mengarahkan suatu pokok bahasan,
sehingga menjadi pembelajaran tidak terarah berakibat tujuan pembelajaran sulit
untuk tercapai. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan syarat wajib
dalm melaksanakan proses pembelajaran.
2.
Latihan
Mengajar Mandiri
Adapun yang dimaksud dengan latihan
mengajar mandiri ini adalah proses pembelajaran yng dilaksanakan oleh mahasiswa
PPL tanpa dihadiri oleh dosen pembimbing maupun oleh guru pembimbing, dimana
dalam proses tersebut mahasiswa PPL diberikan kepercayaan penuh untuk
bertanggung jawab atas pembelajaran tersebut. Dalam latihan mengajar mandiri
ini termasuk proses pembelajaran yang diharapkan agar mahasiswa yang
bersangkutan akan lebih baik ketika berdampingan dengan dosen pembimbing maupun
guru pembimbing.
3.
Latihan
Mengajar Terbimbing
Adapun yang dimaksud latihan
mengajar terbimbing adalah suatu kegiatan mengajar yang dilakukan oleh
seseorang mahasiswa PPL dalam kelas selayaknya seorang guru yang didampingi
oleh guru pembimbingnya. Dalam proses latihan mengjar ini seorang mahasiswa PPL
diwajibkan tampil sebanyak yang telah ditentukan oleh panitia PPL.
Dimana dalam latihan mengajar
terbimbing ini, seorang guru pembimbing berada di belakang bersama siswa yang
bertugas memperhatikan atau memantau mahasiswa PPL dalam mengajar, ketika
terdapat kekurangan-kekurangan maupun kesalahan dalam proses pembelajaran, yang
meliputi teknik mengajar, penguasaan materi, pengguanaan strategi, penguasaan
kelas dan segala hal yang menyangkut proses pembelajaran.
Dengan demikian seorang mahasiswa
PPL yang tampil didepan kelas tersebut bisa mengetahui dimana kekurangannnya
maupun kesalahan yang dilakukannya saat melaksanakan proses pembelajaran
tersebut, sehingga bisa diperbaiki dalam pertemuan ataupun dalam proses
pembelajaran terbimbing berikutnya.
4.
Ujian
Praktek Mengajar
Ujian praktek mengajar merupakan suatu
proses akhir dari rangkaian kegiatan praktek pengalaman lapangan setelah
melalui proses latihan mengajar mandiri dan terbimbing. Dalam ujian praktek
mengajar ini dilaksanakan dengan dihadiri oleh dosen pembimbing dan guru
pembimbing selaku penguji dan penilai yang akan memberikan penilaian kepada
mahasiswa PPL.
Dalam proses ujian akhir PPL inilah
biasanya diketahui berhasil atau tidaknya seorang mahasiswa PPL melaksanakan
praktek pengalaman lapangan khusunya dalam proses pembelajaran, keberhasilan
mahasiswa PPL tersebut diberikan sesuai dengan kemampuannya, dengan diberikan
bobot penilaian, lulus dengan bobot nilai A atau B maupun tidak lulus.
5.
Program
Kegiatan PPL
NO
|
KEGIATAN
|
PELAKSANAAN
|
1
|
Penyerahan
Mahasiswa PPL
|
14
Juli 2014
|
2
|
Observasi
lapangan
|
11
Agustus-13 Agustus 2014
|
3
|
Latihan
Mengajar
|
18
Agustus–13 Desember 2014
|
4
|
Ujian
Praktek
|
18 November 2014
|
5
|
Perpisahan
Mahasiswa PPL
|
18
Desember 2014
|
BAB III
ISIAN OBSERVASI
A.
Lingkungan
SMP N 3 ENTIKONG
I.
Identitas
SMP N 3 ENTIKONG
1. Nama :
SMP N 3 Entikong
2. Akreditasi
SMP N 3 : B
3. SK
Akreditas : 25 Oktober
2011
4.
Alamat SMP :Jln. Raya Lintas malindo. Kec.Entikong dusun Sontas.
6.
Tahun berdiri : 2007
7.
Status SMP : Negeri
8.
NPWP : 00.493.627.4-007.000
9.
Waktu Belajar
a.
Masuk : Jam 07.00
WIB
b.
Istrahat :Jam 09.15-09.30 WIB dan
11.45-12.10 WIB
c.
Keluar : Senin-Sabtu jam 12.10
WIB Jum’at 10.35 WIB
II.
Keadaan
Bangunan dan Ruangan
1.
Keadaan Gedung : 1 unit
2.
Keadaan Bangunan : Permanen
3.
Lokasi : Strategis
4.
Keadaan Ruangan :
a.
Ruangan Belajar : 9 unit
b.
Ruang Kantor : 1 unit
c.
Ruang Dapur : 1 unit
d.
Lapangan Olahraga : 2 unit
f.
Gudang : 1 unit
g.
Ruang Pertemuan : 1 unit
h.
Ruang Ibadah : 1 unit
i.
Kantin : 3 unit
j.
Musolah : 1 unit
k.
R. Ganti :
1.
Putra : 1 unit
2.
Putri : 1 unit
l.
WC : 6 unit
III.
Personalia
SMP N 3 ENTIKONG
1.
Nama Kepala SMP N 3
ENTIKONG : TAUFIK, S.Pd.Ing
2.
Nama Wakil Kepala SMP N
3 ENTIKONG: .
a.
Kurikulum : Nurhadi, S.hut
b.
Kesiswaan : Kristinus Reno, S.Pd
c.
Humas : Alexander, A, Ma, Pd
d.
Kepala Perpustakaan : Kristinus Reno, S.Pd
e.
Kepala Lab. Komputer : Nurhadi, S.hut
3.
Nama Pengawas SMP N 3 : Poltak lumban gaul
4.
Keadaan Guru
a.
Sarjana :
11 Orang (4 lk7 pr)
Jumlah : 11 Orang (4 lk, 7 pr)
5.
Keadaan
Pegawai/karyawan
a.
Pegawai Administrasi : 2 Orang (1 lk, 1 pr)
b.
Pesuruh :1 Orang
c. Penjaga
SMP N 3 : 2 Orang (2
lk)
Jumlah : 5 Orang (5 lk)
6.
Keadaan Murid
a.
Kelas VII : 42 Orang (19
lk, 23 pr)
b.
Kelas VIII : 27 Orang (10 lk,
17 pr)
c. Kelas
IX : 28
Orang ( 9 lk, 19 pr)
Jumlah : 97 Orang (38 lk, 59
pr)
B.
Sarana
Teknis Pengajaran
a. Kurikulum
yang digunakan oleh SMP N 3 ENTIOKNG adalah Kurikulum 2013 dan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
b. Buku
pegangan murid (sesuai dengan mata
pelajaran)
c. Alat/media
kegiatan belajar mengajar :
1.
Kelas Multi Media
2.
In Focus
3.
Laptop
C. Bimbingan dan Konseling
Siswa
1.
System
dan Bimbingan Konseling
Bimbingan dan Konseling (BK)
merupakan unit pelayanan dalam hal menyangkut kepribadian, hubungan social dan
arah tujuan hidup yang akan dihadapi. Unit BK di SMP N 3 ENTIOKNG dikelola oleh
Satu orang guru, yaitu Bapak TAUFIK, S.Pd.Ing
BK merupakan unit yang dapat
membantu siswa yang bermasalah agar dapat mengerti tentang dirinya dan mampu
mengatasi serta menyelesaikan segala kesulitan dengan teman ataupun
lingkungannya.Unit BK juga dapat memberikan informasi tentang kemampuan dan
minat yang ada pada diri siswa yang berhubungan dengan kegiatan pendidikan.
Selain itu, unit BK juga mengkoordinir pelanggaran-pelanggaran yang pernah
dilakukan oleh siswa, mulai dari kelas VII s.d kelas IX.
Pelanggaran-pelanggaran tersebut dicatat dalam tiga buah buku yang dibedakan
berdasarkan jumlah tingkatan kelas yang ada, yaitu kelas VII, kelas VIII, dan
kelas IX.
2.
Pelaksanaan
Sasaran utamanya tidak hanya siswa,
tetapi ada juga berasal dari keluarga, dan teman-teman dekat siswa. Contohnya
saja anak yang kurang mendapatkan kasih sayang keluarga, dia akan cenderung
berbuat atau bertingkah laku yang berbeda dari teman-temannya, apalagi dengan
dipanggilnya orang tua kesekolah karena masalah yang diperbuatnya sebagai
bentuk protes bahwa dirinya butuh perhatian dari keluarganya.
3.
Waktu/
Tempat
Adapun waktu dan tempat tidak
terlalu diprioritaskan harus diruang BK, semuanya tergantung jenis dan tingkat
kesulitan masalah yang dihadapi siswa tersebut.Bila siswa itu sudah dianggap
sulit untuk diperingati, maka tidak menutup kemungkinan orang tuanya sendiri
yang dipanggil ke SMP N 3 ENTIKONG untuk membicarakan dan mencari solusi dari
permasalahan yang diperbuat anaknya.Namun bisa juga guru BK yang mendatangi
rumah siswa untuk menemui orang tua siswa tersebut.
4.
Hambatan-hambatan
Banyak hambatan-hambatan yang
dialami guru BK melalui hasil wawancara saya dan Bapak TAUFIK, S.Pd.Ing
bahwasannya hambatan yang dihdapi antara lain : siswa yang bandel jika
diperingati guru dan tidak mau mendengarkan nasihat guru. Akibatnya guru BK
mengalami kesulitan dalam menanganinya.
Ada juga beberapa siswa yang memang
dengan sendirinya mau berbagi tentang permasalahannya, agar siswa merasa
terhibur dan sedikit terbantu karena perhatian guru BK sehingga ia tidak merasa
sendirian dalam menghadapi masalah. Namun yang menjadi persoalan adalah tidak
sedikit juga siswa yang menutup dirinya untuk menceritakan masalah yang tengah
dihadapinya.
D. Supervise Pendidikan
1. System,
Adapun sistem yang diterapkan di SMP N 3 Entiokng (SEGA) ENTIKONG yaitu adanya
suatu upaya dari kepala SMP terhadap guru mata pelajaran / wali kelas di dalam
proses belajar mengajar, adanya pengamatan secara langsung yang sudah terjadwal
guna menjajaki sejauh mana keprofesionalan seorang guru dalam proses
pembelajaran dapat tercapai agar bisa mengikuti aturan kurikulum yang sedang
terjadi.
2. Pelaksanaan,
didalam proses pembelajaran yang
diterapkan oleh guru mata pelajaran / wali kelas ketika mengajar dikelas,
kepala SMP memantau secara langsung dari setiap kelas dalam kurun waktu satu
kali untuk setiap semesternya.
3. Waktu/Tempat,
Waktu dan tempat dilaksanakannya proses
belajar mengajar adalah dikelas, namun untuk beberapa mata pelajaran tertentu
misalnya penjaskes biasanya dilaksanakan di luar kelas yaitu menggunakan
lapangan olahraga, begitu juga dengan pelajaran computer dilaksanakan di
labolatorium komputer.
4. Hambatan-hambatan,
Proses pembelajaran yang berlangsung
dikelas untuk setiap harinya untuk kurun waktu satu semester telah diterapkan
dan terjadwal secara teratur oleh kepala sekolah sehingga guru mata pelajaran
dapat melaksanakan tugas mengajarnya secara bergiliran dari kelas ke kelas
berikutnya, hanya saja sewaktu-waktu ada kegiatan yang tidak nterduga seperti
rapat, undangan untuk wali siswa dan sebagainya, maka pelaksanaan pembelajaran
akan sedikit terganggu karena waktunya yang bentrok sehingga proses
pembelajaran pun menjadi terganggu karena waktunya yang bentrok sehingga proses
pembelajaranpun menjadi molor, akan tetapi sejauh ini untuk kegiatan
pembelajaran dikelas telah diupayakan semaksimal mungkin seperti yang telah
dipaparkan diatas disesuaikan dan disepakati melalui rapat guru.
BAB IV
KEGIATAN SELAMA PPL
Selama
kurang lebih 5 bulan PPL di SMP N 3 ENTIKONG, ada beberapa kegiatan yang dapat
saya lakukan, diantaranya:
A.
Praktek
Mengajar Terbimbing
NO
|
HARI/ TANGGAL
|
KEGIATAN
|
1.
|
Senin, 11 Agustus 2014
|
Menjelaskan materi tentang Negara
Maju dan Negara Berkembang
|
2.
|
Kamis, 14 Agustusr 2014
|
Menjelaskan materi tentang Pembagian negara maju dan negara
berkembang
|
3.
|
Senin, 18 Agustus 2014
|
Menjelaskan materi tentang Peta wilayah negara maju dan
negara berkembang
|
4.
|
Kamis 4 September 2014
|
Menjelaskan materi tentang Negara yang tergolong maju dan
berkembang
|
5.
|
Senin, 8 September 2014
|
Menjelaskan materi Perang Dunia I dan Perang Dunia II
(Perang Dunia I (1914 – 1918)
|
6.
|
Kamis , 18 September 2014
|
Menjelaskan materi tentang Perang Dunia II
|
7.
|
Senin, 22 September 2014
|
Menjelaskan materi tentang Masa Pendudukan Jepang di Indonesia
|
8.
|
Kamis,
9 Oktober 2014
|
Ujian PPL, menjelaskan materi tentang Pendudukan Jepang dan Pengaruhnya
bagi Bangsa Indonesia
|
B.
Praktek
Mengajar Tidak Terbimbing
HARI/
TANGGAL
|
KEGIATAN
|
Selasa, 19 Agustus 2014
|
Observasi
dan pengenalan
|
Selasa, 26 Agustus
2014
|
Pengenalan lapangan
|
Selasa, 9 September 2014
|
Memberikan tugas kelompok
|
Selasa, 25 November
2014
|
Membahas LKS
|
C.
Ujian
Praktek Mengajar
JADWAL
UJIAN MAHASISWA PPL IKIP PGRI
PONTIANAK
TAHUN 2014/2015
NO
|
NAMA
MAHASISWA
|
HARI
/ TANGGAL UJIAN
|
PRODI
|
1.
|
Akiong
|
Selasa,
18 November 2014
|
TIK
|
2.
|
Agus
Ihwani
|
Senin,
17 November 2014
|
Penjaskes
|
3.
|
Beni
|
Kamis,
20 November 2014
|
Sejarah
|
4.
|
Damianus
Kiyong
|
Sabtu,
22 November 2014
|
B. Inggris
|
BAB V
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari
hasil kegiatan PPL yang kami lakukan, baik itu dari observasi maupun praktek
mengajar di SMP N 3 ENTIKONG, dapat diambil kesimpulan :
1. SMP
N 3 ENTIKONG yang berlokasi di Jalan Lintas Malindo, Kec.Entikong merupakan SMP
yang cukup berpengalaman dalam melaksanakan kegiatan pendidikan.
2. Tenaga
guru yang ada di SMP N 3 ENTIKONG merupakan tenaga guru yang professional
dibidangnya baik dari,golongan maupun dalam meningkatkan mutu pendidikan yang
ada di SMP N 3 ENTIKONG ini.
3. SMP
N 3 ENTIKONG merupakan SMP yang cukup berpengalaman dalam memberikan
bimbingan kepada mahasiswa-mahasiswa PPL dalam praktek, mengelola
administrasi-administrasi pengajaran (penyusun rencana pembelajaran)
B.
Saran
1. Selain
ilmu pengetahuan yang diberikan kepada siswa/siswi perlu adanya pemberian les
tambahan kepada anak tentang materi yang telah diberikan sehingga siswa/siswi
benar-benar menguasai materi tersebut.
2. Jika
ada guru yang berhalang masuk sebaiknya meninggalkan tugas kepada siswa,
sehingga siswa dapat belajar dengan tertib di SMP N 3 ENTIKONG
3. Kegiatan
yang sudah baik agar dapat dipertahankan, sehingga tidak terjadi penurunan
penurunan kualitas dan mutu pendidikan yang akan datang.
4. Dilingkungan
SMP N 3 ENTIKONG perlu adanya program penghijauan agar lingkungan serasi dan
menimbulkan minat anak untuk belajar lebih giat.
5. Pengelolaan
lapangan SMP N 3 ENTKONG agar dapat ditata dengan baik sehingga proses
pembelajaran dapat terus berjalan dengan baik.
6. Perlu
adanya bimbingan khusus kepada siswa tentang bakat dan minat yang dimiliki
siswa baik dibidang kesenian maupun dibidang olahraga.
1. PROGRAM
TAHUNAN
2. PROGRAM
SEMESTER
3.
SILABUS
4.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
5.
PHOTO COPY
NILAI
6. DOKUMEN
( FOTO – FOTO )
SMP NEGERI 3 ENTIKONG
(SEGA ENTIKONG)
PROGRAM TAHUNAN
(SEGA ENTIKONG)
PROGRAM TAHUNAN
TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015
Nama Sekolah : SMP NEGERI 3 ENTIKONG
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan
Sosial ( IPS )
Kelas / Semester : IX / 1
STANDAR KOMPETENSI
|
KOMPETENSI DASAR
|
MATERI
PEMBELAJARAN
|
ALOKASI
WAKTU
|
KET
|
|
1.
Memahami kondisi perkembangan negara di dunia.
|
1.1.Mengidentifikasi
ciri-ciri negara berkembang dan negara maju
|
Ciri-ciri negara berkembang dan negara maju.
Persebaran negara-negara berkembang dan negara-negara maju di dunia.
Negara-negara yang digolongkan sebagai negara berkembang dan negara maju.
|
|||
1.2 Mendes-krepsikan Perang
Dunia II (termasuk penduduk-an Jepang) serta pengaruhnya terhadap keadaan
sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia
|
Latar belakang ,fihak-fihak yang berperang
Dalam Perang Dunia II
Perang Dunia II di Asia dan Pasifik serta pendudukan militer Jepang di
Indonesia
Pengaruh kebijakan pemerintah pendudukan Jepang
Bentuk –bentuk perlawanan rakyat dan pergerakan kebangsaan
Indonesia;melalui MIAI,gerakan bawah tanah,perjuangan
Bersenjata
|
||||
2,
Memahami usaha mempertahankan kemerdekaan
|
2.1.Mengidentifikasi usaha
perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia
|
Faktor –faktor yang menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia
dengan Belanda karena Belanda ingin berkuasa kembali di Indonesia
Peran dunia internasional dalam konflik Indonesia- Belanda membantu
penyelesaian konflik
Pengaruh konflik Indonesia –Belanda terhadap keberadaan negara kesatuan
Republik Indonesia
Aktifitas diplomasi Indonesia di dunia internasional untuk mempertahankan
kemerdekaan
Perjuangan rakyat dan pemerintah diberbagai daerah dalam usaha
mempertahankan kemerdekaan Indonesia
Faktor-faktor yang memaksa Belanda keluar dari Indonesia
|
|||
2.2.Mendeskripsikan
peristiwa-peristiwa politik dan ekonomi Indonesia pasca pengakuan kedaulatan
|
Proses kembalinya Republik Indonesia sebagai negara kesatuan
Berbagai peristiwa yang berhubungan dengan Pemilihan Umum 1955 di tingkat
pusat dan derah
Dekrit Presiden 5 Juli 1955 dan pengaruh yang ditimbulkannya
Dampak persoalan hubungan pusat –daerah persaingan ideologis ,dan
pergolakan sosial –politik lainnya terhadap kehidupan politik nasional dan
daerah sampai awal tahun 1960 an
|
||||
3.
Memahami perubahan sosial budaya.
|
3.1 Mendeskripsikan
perubahan sosial-budaya pada masyarakat.
|
Bentuk-bentuk perubahan sosial budaya.
-
Perubahan secara cepat (revolusi).
-
Perubahan secara lambat (evolusi).
Faktor-faktor pendorong perubahan
sosial masyarakat.
·
Faktor-faktor penghambat perubahan sosial budaya.
Faktor-faktor penyebab perubahan
sosial.
-
Faktor –faktor internal.
-
Faktor-faktor eksternal.
|
|||
3.2 Menguraikan tipe-tipe perilaku
masyarakat dalam menyikapi perubahan
|
Tipe-tipe masyarakat dalam
menyikapi perubahan
Contoh perilaku masyarakat sebagai akibat adanya perubahan sosial budaya.
|
||||
4. Memahami Lembaga Keuangan
dan Perdagangan
|
4.1.Mendeskripsi-kan
uangdan lembaga keuangan
|
Sejarah terjadinya uang dan pengertian uang
Ssyarat-syarat suatu benda dapat dijadikan uang
Fungsi uang (fungsi asli dan fungsi turunan)
Jenis-jenis uang
( uang kartal dan uang giral )
Nilai mata uang (nilai intrinsik,
nilai nominal,
nilai internal dan nilai eksternal
)
Mata uang asing
Kurs mata uang
Praktek jual/beli valuta asing
Pengertian bank dan sejarah terjadinya bank
Azas, prinsip, fungsi dan tujuan perbankan di Indonesia
Jenis-jenis bank dan tugas pokok .
Produk-produk bank
Praktek menabung di bank
Pengertian lembaga keuangan bukan bank
Fungsi, peranan dan manfaat lembaga keuangan bukan bank
Contoh lembaga keuangan bukan bank
Produk-produk asuransi atau pegadaian
|
|||
4.2.Mendes-kripsikan perdaga
ngan internasio-nal dan dampaknya
terhadap perekonomian Indonesia
|
Pengertian perdagangan dan faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya
perdagangan internasional.
Manfaat perdagangan internasional
Hambatan perdagangan internasional.
Perbedaan perdagangan dalam negeri dengan perdagangan internasional
Komoditi ekspor/impor Indonesia.
Pengertian dan fungsi dan jenis-jenis devisa , serta mengidentifikasi
sumber-sumber dan tujuan penggunaan devisa.
Dampak perdagangan internasional terhadap perkembangan perekonomian
Indonesia
|
||||
Ulangan
harian
|
|||||
Ulangan
tengah semester
|
|||||
Ulangan
akhir semester
|
|||||
Mengetahui,
Kepala SMP N 3
ENTIKONG
( TAUFIK, S.Pd, Ing )
NIP : 19661007 199102 1 004
|
Entikong, 14 Agustus 2014
Guru Mapel IPS.
Mahasiswa PPL
( BENI )
NIM : 221100114
|
izin meminta datanya ya untuk persiapan PPL.
BalasHapusTerima Kasih :-D
terimakasih sdh memposting laporannya, sangat membantu sekali buat saya yg sedang menyusun laporan
BalasHapus